Berita Perpustakaan

Maggot, Bahan Pakan Ikan Alternatif yang Murah dan Mudah

Diketahui, Maggot adalah organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) dan dihasilkan pada metamorfosis fase kedua setelah fase telur dan sebelum fase pupa yang nantinya akan menjadi BSF dewasa. Untuk mendapatkan Maggot, siapapun bisa melaksanakan produksi dengan mudah, cepat dan kemudian melaksanakan panet dari usia 10 hari hingga 24 hari.

Periode waktu yang disebutkan di atas untuk bisa melaksanakan panen, adalah saat BSF sudah menetas dan kemudian masuk fase larva yang bisa tumbuh antara 15-20 milimeter hingga masuk fase pupa. Setelah menetas, Maggot yang dihasilkan dari BSF akan mengandung protein yang tinggi antara 41-42% protein kasar, 31-35% ekstrak eter, 14-15% abu, 4,18-5,1% kalsium, dan 0,60-0,63% fosfor dalam bentuk kering.

“Sementara itu, kandungan protein dalam pakan ikan umumnya berkisar antara 20 hingga 45 persen. Dengan kata lain, Maggot mengandung protein dan gizi tinggi, yang unggul untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan sistem imun ikan,” jelasnya.

Selain bergizi tinggi, harga Maggot juga cukup terjangkau di pasaran, karena bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan Maggot bisa didapatkan dengan mudah.

Manfaat Maggot

Munculnya Maggot sebagai kandidat utama bahan baku alternatif untuk pembuatan pakan ikan, karena Maggot memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk pembuatan pakan ikan. Artinya, komponen yang dibutuhkan untuk membuat pakan ikan yang mengandung gizi cukup baik, bisa didapatkan dari Maggot.

Selain itu, Maggot juga dinilai potensial karena mudah didapat, diproses, dan bisa dijangkau oleh masyarakat luas dengan harga yang murah. Adapun, komponen yang dimaksud, adalah protein yang menjadi kebutuhan utama ikan dan bisa didapatkan dari pakan ikan.

“Salah satu nutrisi pakan yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan ikan adalah protein. Kualitas protein sangat tergantung dari kemudahannya dicerna dan nilai biologis yang ditentukan oleh asam amino yang menyusunnya. Semakin lengkap kandungan asam aminonya maka kualitas protein akan semakin baik,” papar dia.

Sebelum Maggot muncul sebagai kandidat utama, para pembuat pakan ikan harus bekerja keras untuk menghadirkan produk yang baik dan berkualitas dengan kandungan protein yang tinggi. Namun, upaya tersebut berujung pada konsekuensi harga dari produk pakan ikan tersebut menjadi mahal, karena bahan baku dengan protein tinggi harus didatangkan dengan cara impor.

Kelebihan dan Manfaat Maggot

1. Perbaikan Lingkungan

Selama masa hidupnya maggot BSF mengkonsumsi makanan organik. Seperti yang kita ketahui, Indonesia marak akan limbah organik, sehingga membudidayakan maggot lalat super ini akan membantu menekan jumlah limbah organik yang sudah lama menjadi permasalahan masyarakat dan pemerintah.

Kemampuan maggot BSF dalam memakan limbah organik sangat memukau. Sejumlah 15 ribu larva Black Fly Soldier dapat menghabiskan sekitar 2 kg makanan dan limbah organik hanya dalam waktu 24 jam saja.

Bayangkan saja, jika satu ekor betina BSF dapat menghasilkan sekitar 600 telur. Maka hanya dibutuhkan sekitar 20 ekor lalat super betina untuk menghasilkan 10 ribu larva / maggot BSF untuk meningkirkan sampah organik setiap harinya.

2. Digunakan untuk Pakan Super Penuh Nutrisi

Selain dapat mereduksi jumlah limbah tidak baik di sekitar kita, larva BSF juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Bahkan, jenis pakan ternak satu ini semakin banyak penggemarnya. Itu lah mengapa budidaya maggot BSF semakin kesini semakin ramai dan menguntungkan.

Maggot BSF dibekali nutrisi yang amat baik. Kandungan asam amino dan proteinnya adalah sumber nutrisi dan zat yang dibutuhkan oleh setiap hewan ternak untuk tumbuh sehat dan kuat. Nutrisi di atas tidak hanya baik untuk ayam, namun juga ikan, dan hewan peliharaan rumah lainnya seperti burung, iguana, tokek, dan sebagainya.

Tidak hanya asam amino dan protein, maggot BSF juga mengandung protein sebesar 40%.Lebih jelasnya, kandungan gizi dan nutrisi maggot BSF bisa dilihat dari tabel hasil penelitian maggotbsf.com di bawah ini:

Zat-zat baik ini dihasilkan dari jumlah makanan organik yang dimakan setiap harinya.

Berikut adalah keunggulan maggot BSF lainnya:

  • Tidak bau amis seperti pakan lainnya
  • Tidak jorok, mudah diambil dan disimpan
  • Mudah dicerna oleh hewan ternak
  • Murah dibeli dan hemat
  • Sangat sehat bagi hewan ternak
  • Cara budidayanya mudah dan tanpa ribet
  • Panen jelas dan teratur

Tata Cara Budidaya Maggot BSF Skala Kecil Menengah. Budidaya maggot BSF bisa dilakukan di mana saja dengan skala yang sesuai dengan kemampuan para peternak. Namun, kali ini kita akan membahas budidaya maggot BSf untuk para pebisnis mandiri yang ingin mencoba peruntungan dari rumah.

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum memulai ternak maggot BSF adalah memahami kegiatan budidayanya, mulai dari fisik maupun teori di balik cara merawat dan membesarkan lalat BSF. Walaupun langkahnya mudah, budidaya larva BSF memerlukan tenaga cukup banyak sehingga melibatkan lebih dari 3 orang dalam merawat dan mengembangkan bisnis sangat dianjurkan.

  • cara ternak maggot BSF

Bahan-Bahan yang Diperlukan untuk Budidaya Maggot BSF

Ember

Air sekucupnya

EM4 atau Yakult (merk minuman)

Kantong plastik (lebih baik dibeli di tempat berkebun)

Royco (penyedap masakan)

Gula pasir

Dedak

Tahap Persiapan Ternak Maggot BSF

1. Kandang

Kandang adalah kebutuhan setiap hewan ternak, namun karena pakan yang digunakan juga termasuk makhluk hidup, tentunya kita membutuhkan hal yang sama. Fungsi kandang berlaku sebagai tempat Black Soldier Fly untuk memproduksi telur-telur sebagai bibit maggot BSF.

Pikirkan terlebih dahulu berapa besar kandang yang dibutuhkan. Semuanya tergantung dengan sebanyak dan sebesar apa bisnis maggot BSF yang akan dijalani.Normalnya, ukuran kandang sebesar  2,5 m x 4 m x 3 m sudah cukup untuk bisnis budidaya maggot BSF kelas kecil menengah.Dengan ukuran di atas, Sahabat 99 dapat menampung sebanyak puluhan ribu larva.

2. Media Penetasan Telur

Siapkan media untuk telur BSF menetas, bisa dibuat dari boks kardus kecil atau terbuat dari tripleks. Setelah telur menetas, pindahkan larvanya langsung ke biopond sebagai media pembesaran. Pisahkan media penetasan dan pembesaran di dalam kandang.Pemisahan ini sangat penting karena jika menyatu, telur-telur akan mudah pecah tertekan oleh larva.

3. Apa itu Biopond?

Biopond adalah tempat pembesaran larva lalat BSF yang biasanya dirangkai dari kayu, PVC, dan dipenuhi oleh tanah gembur. Pada dasarnya biopond memiliki 2 jenis, yaitu biopond biasa yang tidak dilengkapi ramp (digunakan sebagai media untuk memproduksi larva kecil)dan biopond yang memiliki ramp / bidang miring sebagai jalan migrasi prepupa. Sama seperti media penetasan, ukuran biopond sebaiknya disesuaikan dengan jumlah telur yang menetas.

4. Tahap Pengembangbiakan Maggot BSF

Cara Menarik Lalat BSF

Siapkan air sebanyak 1 litter dan gula pasir sekitar 5 sendok

Masukan air dan gula ke dalam ember

Siapkan dedak sebanyak 5 kg dan penyedap rasa, lalu campur dengan air dan gula yang sudah di siapkan tadi.

Tuangkan EM4 atau Yakult (pilih salah satu) ke dalam ember. Untuk komposisi EM4 bisa 1 tutup botol EM4. Untuk yakult bisa berikan setengah botol atau 1 botol.

Aduk semua bahan sampai tercampur dengan rata

Siapkan kantong plastik yang dapat menampung 5 kg atau 8 kg barang

Masukkan dedak yang sudah di campur ke kantong plastik tersebut.

Berikan sedikit udara pada plastik, jangand diisi penuh.

Ikat kantong plastik berisi dedak rapat-rapat

Letakkan kantong plastik di daerah yang sejuk, biakan disimpan sampai 5 atau 6 hari.

Agar terjauh dari binatang pengganggu, berikat tutup atau kawat disekitarnya (baunya cukup amis, dapat mengundang kucing). Dalam masa ini, campuran dedak akan berubah menjadi cairan berfermentasi.

Setelah selesai, tuangkan campuran dedak ke ember dan tutup menggunakan daun pisang, plastik, atau kertas minyak.

Simpan ember di dalam kandang dekat dengan media penetasan telur. Setelah 2 sampai 3 hari, lalat BSF akan berdatangan dan mulai bertelur di sekitar ember dan media penetasan.

5. Tahap Panen Maggot BSF

Setelah telur menetas, berikan sekitar 1 minggu sampai larva benar-benar sudah terbentuk. Waktu yang baik untuk panen maggot BSF adalah 2 sampai 3 minggu setelah telur menetas. Agar lalat BSF selalu datang dan bisnis terus berjalan, taburkan dedak fermentasi disekitar media penetasan telur atau ember sebanyak seminggu sekali. Jangan lupa menaruh sampah organik di dalam kandang sebagai pangan maggot BSF juga, ya!

Site Statistics
  • Today's visitors: 7
  • Today's page views: : 11
  • Total visitors : 1,447
  • Total page views: 2,032